Brilio.net - Indonesia merupakan negara yang memiliki ragam unsur budaya, dari mulai lagu, pakaian adat, bahasa. Tak hanya itu, tiap daerah memiliki kuliner khas masing. Masing-masing daerah memiliki cita rasa kuliner tersendiri. Bisa jadi memiliki nama kuliner sama, namun rasanya akan berbeda di masing-masing daerah.


Seperti halnya kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah. Kota ini tak hanya sebagai pusat perekonomian di Jawa Tengah namun juga gudang makanan-makanan khas yang lezat. Makanan-makanan ini biasanya digunakan untuk oleh-oleh ketika berkunjung ke Semarang.


Orang di luar Semarang biasanya hanya mengenal lumpia sebagai makanan khasnya. Padahal, ada beberapa makanan lainnya yang wajib dicoba.

Loading...

Namun, untuk mencicipinya kamu tak perlu datang ke Semarang karena kamu dapat mencoba membuat beberapa makanan khas Semarang dengan resep yang sudah dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Selasa (25/8)

1. Lumpia Rebung.

Resep khas Semarang © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@dhiahoddie


Bahan:
- kulit lumpia secukupnya
- 500 gr rebung, rebus, cuci bersih dan tiriskan
- 2 butir telur, orak arik
- 8 siung bawang merah, haluskan
- 7 siung bawang putih, haluskan
- 1 sdt lada halus
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdm minyak wijen
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm kecap manis
- gula, garam dan kaldu bubuk


Bahan saus:
- 2 siung bawang putih
- 50 gr gula merah
- 1 sdt gula pasir
- 1 sdm saus sambal
- gula dan garam secukupnya
- 1 sdt maizena + air (larutkan)


Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus sampai harum, tambah air secukupnya, masukkan rebung.
2. Beri gula, garam, kaldu bubuk, saus tiram, minyak wijen, kecap manis dan kecap asin. Masukkan telur orak arik. Masak sampai bumbu meresap dan kuah mengering. Angkat.
3. Ambil satu lembar kulit lumpia, beri isian rebung secukupnya, lipat ujung dan kedua sisinya, gulung dan rekatkan dengan 1 sdm tepung terigu dan air.
4. Goreng lumpia sampai kuning keemasan, angkat dan tiriskan.
5. Untuk saus, tumis bawang putih, tambahkan air dan bahan lain, aduk-aduk sampai mengental dan matang.
6. Sajikan lumpia dengan saus.

2. Wingko Babat.

Resep khas Semarang © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@mery_kusuma97


Bahan:
- 300 gr tepung ketan putih
- 500 gr kelapa parut muda
- 100 gr mentega cair
- 5 sdm gula pasir
- sedikit garam
- secukupnya air/santan encer


Cara membuat:
1. Campurkan semua bahan dan aduk rata, kecuali air atau santan encer.
2. Jika adonan sudah bisa dipulung atau di bentuk, maka tidak perlu ditambahkan air atau santan encer. Karena penambahan air atau santan hanya dibutuhkan jika adonan terlalu kering.
3. Ambil adonan sebanyak 50 gr, bulatkan dan pipihkan. Lakukan hingga adonan habis.
4. Panaskan teflon, lalu panggang adonan dengan api kecil. Bolak balik agar kedua sisinya matang.

3. Gandjel Rel.

Resep khas Semarang © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@lidyaivy_momsivycakes


Bahan A:
- 2 butir telur
- 2 sdm gula pasir


Bahan B:
- 230 gr air gula aren


Bahan C:
- 125 gr margarin cair
- 20 gr minyak kelapa


Bahan D:
- 275 gr terigu protein sedang
- 1 sdt baking powder
- 1 sdt soda kue
- 1 sdt bubuk spikoe + 1/4 sdt bubuk kayu manis
- sejimpit garam


Taburan:
- wijen


Cara membuat:
1. Kocok bahan A hingga pucat dan gula larut.
2. Masukkan bahan B, kocok rata.
3. Masukkan bahan C, kocok rata.
4. Masukkan bahan D, kocok rata, jangan ove mix. Kalau sudah rata, hentikan pengocokan.
5. Tuang ke loyang lalu taburi wijen.
6. Panggang dengan suhu 170-180 derajat celsius selama 20-25 menit, sesuaikan dengan oven masing-masing.
7. Siap disajikan.

4. Wedang Tahu.

Resep khas Semarang © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@nabielahac


Bahan kembang tahu:
- 600 ml susu kedele
- 1 sdt agar agar plain
- 1/2 sdt nutrijel plain
- 2 sdm maizena
- 2 sdm skm gold
- 1 sdm gula pasir
- sejumput garam


Bahan kuah jahe:
- 500 ml air
- 1 telunjuk jahe bakar yang sudah di geprek
- 1 sdm gula jawa
- 1 sdm gula pasir
- sejumput garam
- 1 lembar daun pandan


Cara membuat:
1. Campur semua bahan kembang tahu, masak sampai mendidih sambil diaduk, kecilkan api masak sebentar sampai mendidih lagi, tuang dalam mangkok, biarkan dingin.
2. Masukan semua bahan kuah jahe ke dalam panci, masak sampai mendidih, sisihkan.
3. Penyelesaian: kerok kembang tahu dengan sendok yang tidak cekung, lalu siram kuah jahe, siap dihidangkan.

5. Bandeng Presto Semarang.

Resep khas Semarang © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@maulidesmihorn


Bahan:
- 1 kg ikan bandeng segar, cuci bersih lumuri air lemon
- air secukupnya
- daun pisang, secukupnya
- 1 butir telur, kocok lepas dengan sedikit garam


Bumbu halus:
- 8 siung bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar bubuk
- sejempol kunyit
- 2 cm jahe
- 1 sdt kaldu jamur
- garam secukupnya


Bumbu cemplung:
- 2 batang sereh geprek
- 1 ruas lengkuas, geprek
- 6 lembar daun salam
- 4 lembar daun jeruk


Cara membuat:
1. Siapkan panci presto, alasi dengan daun pisang dan 1/2 bagian dari bumbu cemplung.
2. Tuang bumbu halus dalam mangkuk, cicipi dulu rasa asinnya hingga pas. Tambahkan potongan bandeng, lumuri hingga merata.
3. Dari 4 ekor bandeng, potong jadi 8. Tata 4 potong diatas lapisan pertama, beri sebagian bumbu halus, tutup lagi atasnya dengan daun pisang dan sisa bumbu cemplung. Tata sisa bandeng dan bumbu halus. Beri air hingga merendam seluruh bandengnya. Tutup dengan daun pisang lagi.
4. Presto bandeng selama 75 menit. Biarkan dingin baru angkat bandeng dari dalam presto.
5. Masukkan potongan bandeng ke kocokan telur, goreng hingga kuning keemasan. Sajikan dengan sambel favorit.

6. Gongso.

Resep khas Semarang © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@saffina_bermawi


Bahan:
- 5 pasang ati ampela
- 8 buah cabe rawit
- 3 buah cabe keriting
- 4 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1 buah tomat merah
- daun salam, sereh, laos & asam kandis
- gula garam
- kecap manis
- gula merah


Cara membuat:
1. Ungkep ati ampela dengan daun salam, sereh, laos dan asam kandis, beri garam & gula merah. Kira2 15-20 menit, sampai air menyusut dan ati ampela lunak.
2. Angkat ati ampela, potong-potong. Sisihkan.
3. Tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit dan tomat yang sudah diiris-iris. Masak dan aduk bumbu.
4. Masukkan ati ampela yang sudah dipotong, aduk-aduk, beri gula garam & kecap. Sambil terus diaduk.
5. Jika sudah kering sekali. Matikan api & sajikan.

7. Tahu Gimbal.

Resep khas Semarang © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@bellaristya


Bahan gimbal udang:
- 12 ekor Udang ukuran sedang
- 10 sdm Tepung terigu protein sedang
- 5 sdm Tepung beras
- 3 siung Bawang putih, haluskan
- kaldu jamur, garam, dan lada secukupnya
- air secukupnya


Bahan saus kacang:
- 1 siung bawang putih
- 1 buah cabe rawit merah
- 1 sdt petis udang
- 3 sdm kacang tanah goreng
- 1/2 sdt gula jawa
- air asam jawa


Pelengkap:
- lontong
- kol, iris tipis
- tauge rebus
- tahu putih goreng
- telur ceplok
- daun seledri, iris halus


Cara membuat:
1. Gimbal udang: aduk semua bahan kecuali udang. Buat adonan konsistensinya seperti bakwan tetapi sedikit lebih encer. Koreksi rasa. Masukkan udang ke adonan kemudian goreng hingga warna kuning keemasan. Lakukan hingga adonan habis. Sisihkan.
2. Saus kacang: uleg bawang putih dan cabai rawit, tambahkan petis, kacang tanah, dan gula jawa. Tambahkan air asam jawa hingga saus kacang sesuai dengan konsistensi yang diinginkan.
3. Tata lontong, tahu, kol, tauge, gimbal, siram menggunakan saus kacang dan beri kecap sesuai selera. Sajikan.

8. Tahu Petis.

Resep khas Semarang © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@dianayupuspitasari


Bahan:
- tahu putih goreng
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 1 ruas kunyit, haluskan
- garam, secukupnya


Bahan bumbu petis:
- 4 sdm petis
- 1 sdm gula merah
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 2 sdm tepung terigu
- garam, secukupnya
- daun bawang, iris
- bawang goreng


Cara membuat:
1. Campur tahu dengan bawang putih, kunyit dan garam. Goreng hingga kecolatan. Tiriskan.
2. Masak petis, bawang putih, tepung terigu, gula merah dan garam. Tambahkan sedikit air. Masak hingga mengental. Pindahkan ke dalam wadah, dan taburi dengan daun bawang dan bawang goreng. Sajikan tahu petis dengan cabe rawit.

RECOMMENDED