Brilio.net - Kota Jogja memiliki sejumlah sebutan yang mampu menggambarkan keistimewaan di dalamnya. Mulai dari kota pelajar, kota gudeg, sampai kota budaya. Julukan-julukan ini seakan mampu mewakili kenangan yang diperoleh wisatawan selama berkunjung di Jogja.


Nggak heran kalau banyak yang merasa betah dan selalu ingin kembali. Salah satu hal yang membuat betah berada di Jogja, apalagi kalau bukan kulinernya. Kekayaan kuliner tradisional Jogja ini begitu menggoda. Selain enak, camilan khas Jogja ini juga nggak akan menguras isi kantongmu.


Sajian kuliner Jogja terkenal dengan cita rasanya yang manis, termasuk camilan tradisional yang beraneka ragam. Mulai dari lopis, cenil, sampai jadah tempe didominasi dengan rasa manis. Tapi nggak usah khawatir, rasa manis ini biasanya diperoleh dari gula jawa yang nggak akan mengganggu seleramu.

Loading...

Sekarang kamu nggak perlu jauh-jauh ke Jogja kalau kangen dengan camilannya. Buat sendiri di rumah juga nggak akan bikin kamu kerepotan kok. Yuk simak resep selengkapnya dalam ulasan brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (7/10).

1. Lupis.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@dianfaizin17

Bahan:
- 2 cup beras ketan (500 gr) tanpa direndam
- Secukupnya garam
- 1/2 sdt pasta pandan
- 2.000 ml air (2 Liter)
- Secukupnya kelapa parut yg sudah dikasih garam dan kukus selama 15 menit
- Secukupnya lidi
- Secukupnya daun pisang

Bahan gula:
- 150 gr gula merah (gula aren)
- 50 gr gula pasir
- Sejumput garam
- 1 lembar daun pandan
- 150 ml air
- 1 sdm maizena

Cara membuat:
- Cuci beras kemudian tiriskan.

- Siapkan daun pisang yang sudah dipotong 8 cm. Lipat sampai terbentuk corong. Masukan 1,5 sdm beras ketan kemudian tekan-tekan dan padatkan beras ketan. Lipat daunnya, sematkan lidi, lipat lagi daun sisanya, sematkan lidi lagi.

- Masak air, pasta pandan, dan garam hingga mendidih. Masukkan lupis rebus 5 menit. Matikan api lalu diamkan 30 menit (panci dalam keadaan ditutup). Kemudian rebus lagi 7 menit, diamkan lagi 30 menit, angkat dan tiriskan biarkan dingin.

- Satukan gula merah, gula pasir, air, garam, dan daun pandan. Masak sampai larut, setelah itu masukkan maizena yang sudah dilarutkan dengan sedikit air. Masak sampai mengental. Angkat.

- Ambil lupis gulingkan ke kelapa parut lalu tuang saus gula merah. Sajikan.

2. Cenil.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@fangling8

Bahan:
- 150 gr tepung tapioka
- 100 gr tepung terigu
- 2 sdm gula pasir
- Air secukupnya
- Gula merah secukupnya
- Kelapa parut, tambah sedikit garam dan kukus hingga matang
- Pewarna makanan

Cara membuat:
- Campurkan tepung tapioka dan terigu, tuang beberapa tetes pewarna makanan dan air hangat. Aduk rata dan uleni hingga kalis.

- Rebus air hingga mendidih.

- Ambil sedikit adonan dan pulung memanjang, rebus hingga naik ke permukaan.

- Dalam sebuah panci, didihkan sedikit air, cairkan gula merah, dan gula pasir dengan sedikit air hangat. Masak hingga mengental.

- Sajikan cenil dengan siraman air gula.

3. Kipo.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@steviatafdhila

Bahan:
- 150 gr tepung ketan
- 1/2 sdt vanilla essence
- 100 gr kenapa parut
- 2 keping gula merah
- 2 lembar daun pisang
- 50 gr gula pasir
- 65 ml santan siap pakai
- Garam secukupnya
- Air secukupnya
- Mentega secukupnya
- Pasta pandan secukupnya

Cara membuat:
- Didihkan air, kemudian masukkan gula pasir dan gula merah. Aduk hingga gula agak larut.

- Tambahkan kelapa dan vanila essens, masak hingga menyusut dan kering.

- Campurkan tepung ketan, santan dan pasta pandan, tambahkan juga garam pada wadah yang lain.

- Uleni adonan dengan menambahkan air sedikit demi sedikit, hingga adonan menjadi kalis.

- Ambil adonan sesuai selera, kemudian isi di tengah adonan dengan isian, dan bentuk adonan menjadi lonjong.

- Siapkan wajan yang sudah diolesi mentega, lalu taruh selembar daun pisang di atasnya.

- Taruh kue kipo di atas wajan, gunakan api kecil, dan jangan lupa bolak balik kue kipo. Angkat dan sajikan.

4. Grontol jagung.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@reystafauzia

Bahan:
- 7 bh jagung yang keras/jagung kering
- 300 gr kelapa agak muda parut
- Garam
- Gula

Cara membuat:
- Pipil jagung, lepaskan dari buahnya, lalu rebus dengan presto atau bisa juga pakai panci biasa hingga jagung matang dan merekah. Sisihkan.

- Kukus kelapa parut dan beri sedikit garam, aduk rata, masak selama selama 5-7 menit.

- Sediakan piring campur jagung yang sudah direbus, kelapa parut dan gula, aduk rata, sajikan.

5. Jadah tempe.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@voilajogja

Bahan:
- 1 kg ketan
- 2 buah kelapa
- 2 lbr daun pandan
- Garam secukupnya
- Daun pisang

Cara membuat:
- Rendam ketan selama minimal 2 jam, boleh lebih tergantung kualitas ketan. Lalu cuci bersih dan tiriskan.

- Kukus ketan dengan daun pandan selama 40 menit. Sambil menunggu ketan dikukus. Bersihkan kulit ari kelapa lalu parut secara manual, beri garam aduk rata.

- Campur ketan yang dikukus dengan parutan kelapa, aduk hingga rata. Lalu kukus kembali selama 30 menit.

- Angkat jika ketan sudah matang dan tidak lengket di tangan.

- Selagi panas tumbuk ketan hingga halus dan lembut.

6. Geplak.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@resepkini

Bahan:
- 2 buah kelapa, parut
- 750 gram tepung beras
- 500 gram gula pasir
- 300 ml air matang
- Pewarna makanan
- 1/4 sdt garam

Cara membuat:
- Ayak tepung beras. Sangrai hingga kering. Tambahkan kelapa parut, aduk rata. Sisihkan sebentar.

- Rebus air matang bersama gula pasir hingga mendidih dan gula larut.

- Masukkan adonan tepung dan kelapa ke dalam air rebusan gula. Tambahkan garam, aduk rata hingga mengental dan mendidih. Angkat.

- Bagi adonan menjadi beberapa bagian dan beri masing-masing bagian dengan pewarna makanan, aduk rata.

- Ambil adonan, bentuk bulat-bulat kecil sesuai selera.

- Letakkan adonan di atas loyang dan biarkan dingin serta mengeras. Sajikan.

7. Bongko kacang gudhe.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@kedaisehatpagesangan

Bahan:
- 500 gram kacang gudhe
- 7 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 ruas kencur
- 7 lembar daun jeruk
- 1 butir kelapa
- 3 butir kemiiri
- 1sdt ketumbar
- Gula merah secukupnya
- Garam secukupnya

Cara membuat:
- Rendam kacang gudhe semalam, lalu cuci bersih.

- Tumbuk kacang gudhe supaya lebih lembut. Kemudian parut kelapa.

- Semua bumbu dicampur dan dihaluskan.

- Kacang gudhe yang sudah ditumbuk dicampur rata dengan parutan kelapa dan bumbu.

- Bungkus dengan daun pisang. Kukus bongko selama 20 menit.

- Setelah matang siap dihidangkan.

8. Semar mendhem.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@erlinaby

Bahan:
- 1 liter beras ketan
- 1/4 sdt garam atau sesuai selera
- 130 ml santan kelapa
- 3 batang serai, digeprek
- 300 ml air
- 4 lembar daun salam segar

Bahan isian:
- 500 gram daging ayam tanpa tulang
- 1/4 sdt lada
- 4 siung bawang putih
- Garam dan kaldu secukupnya

Bahan kulit:
- 4 butir telur ayam
- 50 gram tepung terigu
- 75 ml air
- Garam secukupnya

Cara membuat:
- Beras ketan direndam semalaman, lalu kukus selama 30 menit.

- Rebus santan dan air. Tambahkan serai dan daun salam. Tambahkan garam. Masak sambil terus diaduk hingga mendidih.

- Siram dengan air rebusan santan kemudian kukus kembali sampai matang.

- Untuk membuat isian, rebus ayam sampai empuk kemudian disuwir. Tumis dengan lada dan bawang putih.

- Haluskan dengan memberi sedikti air, garam, dan kaldu bubuk secukupnya. Masak sampai air menyusut.

- Untuk membuat kulit, campur semua bahan kulit, lalu aduk rata sampai tidak bergerindil. Panaskan teflon, beri sedikit minyak, buat dadar telur.

- Bentuk ketan bulat memanjang, beri isian ayam, lalu gulung dengan telur dadar. Semar mendem siap dinikmati.

9. Bakpia praktis dengan teflon.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@repost.resepp

Bahan:
- 380 gr terigu
- 80 gr gula pasir
- 75 gr mentega
- 1/2 bks ragi instant
- Sedikit garam
- 180 ml air hangat

Cara membuat:
- Campurkan terigu, gula pasir dan ragi.

- Tuang air hangat, uleni sampai setengah kalis.

- Masukkan garam dan mentega, uleni sampai kalis elastis.

- Bulatkan adonan, diamkan 1 jam.

- Kempiskan adonan, bagi-bagi adonan.

- Beri isian, kemudian tutup dan bulatkan. Diamkan kembali 30 menit.

- Panaskan teflon, jangan oles apapun. Panggang sambil agak ditekan. Balik sisi lainnya setelah agak kecokelatan.

Bahan isian kacang ijo:
- 200 gr kacang ijo kupas, rendam 1 jam
- 200 ml santan encer
- 120 gr gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 2 lembar pandan

Cara membuat isi:
- Kukus kacang ijo kupas selama 30 menit sampai matang.

- Blender dengan santan sampai halus.

- Campurkan semua bahan, masak dengan api kecil, aduk terus sampai kalis dan bisa dipulung.

10. Meniran.

Resep camilan tradisional khas Jogja  © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@remakitchen44

Bahan:
- 500 gram beras menir (beras yang pecah-pecah) atau bisa pakai beras biasa.
- 1/2 butir kelapa, di parut
- 1/2 liter santan, dari 1/2 butir kelapa
- 1 liter air
- 1 sdm garam atau sesuai selera
- 5 lembar daun salam
- Daun pisang secukupnya, untuk membungkus
- Tusuk gigi secukupnya

Cara membuat:
- Cuci bersih beras, lalu campurkan dengan kelapa parut, garam, air santan, air, dan daun salam.

- Aduk-aduk dan masak sampai air meresap (diliwet). Angkat.

- Ambil selembar daun pisang, taruh nasi kira-kira 2 sendok makan, bungkus dan kunci dengan tusuk gigi. Lakukan sampai nasi habis.

- Kukus selama 30 menit. Angkat dan sajikan.


RECOMMENDED