Brilio.net - Sesak napas jadi salah satu gangguan kesehatan yang semakin menjadi perhatian masyarakat. Semenjak adanya pandemi Covid-19, gejala sesak napas membuat banyak orang menjadi khawatir. Lantaran, kondisi ini menjadi salah satu tanda yang kerap dialami pasien corona. Jika tidak tenang, kamu bisa akan semakin merasa tidak nyaman dengan tubuh. Maka dari itu kendalikan pikiran dan lakukan pertolongan pertama saat mengalami sesak napas.

Padahal sesak napas tidak hanya menjadi gejala seseorang terserang virus Covid-19. Asma sampai pneumonia juga bisa muncul dengan tanda sesaknya pernapasan. Apalagi untuk kamu yang sudah memiliki riwayat penyakit tersebut, perlu lebih menjaga kesehatan. Selain mengatur pola makan, kamu juga perlu mengimbangi dengan olahraga ringan atau sesuai anjuran dokter.

Kamu juga bisa mengatasi sesak napas dengan mengonsumsi beberapa bahan makanan alami pereda sesak lho. Namun akan lebih baik jika kamu melakukan konsultasi dokter terlebih dahulu untuk memastikan dan menyesuaikan dengan kondisi tubuhmu. Yuk simak selengkapnya dalam ulasan brilio.net pada Kamis (19/11) dari berbagai sumber berikut.

1. Jintan hitam/Habatussauda

Makanan pereda sesak napas © freepik.com

Loading...

foto: freepik.com

Produk Habatussauda kerap dibicarakan banyak orang akhir-akhir ini. Nutrisi yang ada di dalamnya dipercaya memberikan khasiat baik untuk kesehatan. Habatussauda atau jintan hitam juga bisa menjadi pereda sesak napas, meringankan batuk, dan menguatkan fungsi paru-paru. Sebagai obat alami, jintan hitam kerap dimanfaatkan sejak dulu untuk pengobatan.

2. Buah dengan kandungan vitamin C.

Makanan pereda sesak napas © freepik.com

foto: freepik.com

Buah-buahan memang menjadi sumber kesehatan tubuh. Kandungan nutrisi dan vitaminnya nggak hanya memberikan kesegaran, namun juga meningkatkan pertahanan tubuh. Buah yang mengandung vitamin C, dapat mencegah efek kerusakan yang dilakukan oleh sel-sel radang pada paru-paru. Jika tubuh manusia kekurangan vitamin C, tentu akan berdampak pada risiko peradangan paru-paru kronis.

3. Ginseng.

Makanan pereda sesak napas © freepik.com

foto: freepik.com

Bahan alami lainnya yang dapat meredakan sesak napas yaitu ginseng. Rempah ini dipercaya mampu menghambat peradangan, mencegah kerusakan sel di saluran pernapasan, dan mampu meredakan gejala PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik). Tumbuhan ini mudah sekali ditemukan dan mudah tumbuh di Indonesia. Bahkan tumbuhan ini juga sudah banyak tumbuh di China, Korea, hingga Siberia. Dengan khasiatnya, ginseng dipercaya mampu mengatasi permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan sesak napas.

4. Pappermint.

Makanan pereda sesak napas © freepik.com

foto: pixabay.com

Tanaman pappermint menjadi salah satu yang cukup populer di Indonesia. Selain warnanya yang hijau segar, bahan alami ini juga diburu karena dipercaya mampu meredakan sesak napas akibat asma. Olahan pappermint kini tak hanya dijadikan obat saja. Namun sudah tersebar di pasaran kreasi pappermint yang dijadikan pasta gigi, permen karet, dan obat kumur.

5. Minyak kayu putih.

Makanan pereda sesak napas © freepik.com

foto: freepik.com

Minyak kayu putih rasanya sudah menjadi sahabat untuk masyarakat Indonesia. Sedari kecil, mungkin kamu sudah terbiasa menggunakan minyak kayu putih. Sensasi hangatnya dapat memberikan kenyamanan pada tubuh. Minyak kayu putih dipercaya memiliki efek anti-bakteri yang seringkali menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan. Minyak dengan nama asli esensial eucalyptus ini bisa kamu manfaatkan dengan mengoleskannya secara langsung atau juga meneteskannya ke air hangat. Kemudian hirup uap tersebut hingga melegakan saluran pernapasan.

6. Jahe.

Makanan pereda sesak napas © freepik.com

foto: freepik.com

Jahe merupakan salah satu bahan alami yang terkenal mengatasi berbagai jenis penyakit. Nggak heran kalau banyak yang memanfaatkannya sekedar sebagai minuman hangat ataupun dicampur dalam masakan. Hal ini tidak terlepas dari kandungan dan manfaat jahe, yang salah satunya untuk mengatasi sesak napas. Rempah ini mampu meredakan sesak napas karena memiliki sifat anti-peradangan, anti-oksidan, dan mampu mencegah pelepasan histamin. Dampak baik dari jahe juga membuat otot-otot di saluran pernapasan menjadi lebih rileks.

7. Makanan dengan betakaroten tinggi.

Makanan pereda sesak napas © freepik.com

foto: freepik.com

Selanjutnya, untuk meredakan sesak napas kamu bisa mencoba makanan dengan betakaroten tinggi. Makanan ini dipercaya mampu meredakan penyakit yang berkaitan dengan pernapasan. Mulai dari penyakit paru obstruktif kronis yang sering dialami perokok sampai membantu mencegah terjadinya bronkitis. Kamu bisa mendapatkan makanan dengan betakaroten tinggi dari buah dan sayur yang memiliki warna terang. Misalnya saja buah dan sayur dengan pigmen warna merah, jingga, dan kuning. Beberapa jenisnya seperti, wortel, labu kuning, dan tomat.

8. Akar manis.

Makanan pereda sesak napas © freepik.com

foto: freepik.com

Tanaman akar manis atau liquorice merupakan tanaman sejenis polong-polongan yang berasal dari Eropa Selatan dan beberapa bagian wilayah Asia. Kamu bisa memanfaatkan akar manis sebagai pereda sesak napas. Karena dalam kondisi ini sebagian orang kerap merasa sesak diakibatkan lendir yang mengganggu pernapasan. Nah kamu bisa mengatasinya dengan tanaman ini. Akar manis dipercaya mampu mengencerkan dahak dan membantu mengeluarkan dahak hingga melegakan pernapasan. Menurut studi dalam National Library of Medicine akar manis ini mampu memperbaiki fungsi paru-paru dan membantu mencegah terjadinya serangan asma.


RECOMMENDED