Brilio.net - Sejak munculnya virus Corona pada akhir 2019 lalu di Wuhan, China, masyarakat dunia menjadi waspada dan panik. Apalagi, hingga saat ini beberapa negara telah terserang virus Corona, bahkan beberapa di antaranya terpaksa mengambil tindakan untuk lockdown dan tak mengizinkan penduduknya untuk beraktivitas di luar rumah.

Indonesia memang tidak memberlakukan Lockdown, namun pemerintah menganjurkan agar masyarakat menjalankan aturan interaksi sosial atau social distancing, hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus Corona.

Maraknya virus Corona seperti sekarang ini, membuat orang enggan untuk ke luar rumah, mereka pun melakukan beberapa kegiatan di rumah, seperti belajar dan bekerja. Dalam kondisi seperti ini tentunya setiap orang perlu menyediakan beberapa bahan makanan agar tidak membuat mereka belanja setiap hari.

Nah dalam kondisi seperti ini, jenis bahan makanan yang awet menjadi buruan orang banyak. Nah apa saja bahan makanan yang bisa disimpan dalam jangka waktu lama? Berikut lansiran brilio.net dari berbagai sumber, Senin (23/3).

Loading...

1. Kacang kering.

Bahan makanan yang awet disimpan selama hadapi Virus Corona Istimewa

foto: hollandandbarrett.com

Kacang kering atau kacang mentah bisa menjadi salah satu bahan makanan yang perlu kamu simpan di rumah. Kacang memiliki nilai gizi yang cukup baik untuk tubuh meski telah disimpan dalam jangka waktu lama.

Ketika kamu hendak memasak, ada baiknya untuk direndam terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan kacang kering kehilangan kelembapan setelah disimpan berhari-hari.

2. Susu bubuk.

Bahan makanan yang awet disimpan selama hadapi Virus Corona Istimewa

foto: agrifood-int.com

Susu bubu diklaim sebagai bahan makanan yang bisa disimpan bertahun-tahun, sehingga cukup aman jika kamu menyimpam susu bubuk di rumah.

Namun kamu juga perlu memperhatikan, jika bagian susu bubuk telah mengumpal sebaiknya tidak untuk dikonsumsi lagi.

3. Beras.

Bahan makanan yang awet disimpan selama hadapi Virus Corona Istimewa

foto: medicalnewstoday.com

Beras sudah menjadi makanan pokok di Indonesia. Namun sangat beruntung karena kamu bisa menyimpannya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Jadi kamu bisa menyetok beberapa kilogram beras untuk beberapa hari ke depan agar tidak perlu membelinya terlalu sering.

4. Kecap.

Bahan makanan yang awet disimpan selama hadapi Virus Corona Istimewa

foto: japancentre.com

Kecap tentunya menjadi yang sangat dibutuhkan untuk memasak beberapa jenis makanan. Nah kecap ini masuk dalam jenis bahan makanan yang awet. Kombinasi kandungan garamnya dan kacang kedelai yang difermentasi membuatnya tidak mudah basi.

5. Garam dan gula.

Bahan makanan yang awet disimpan selama hadapi Virus Corona Istimewa

foto: surfolks.com

Jika kamu memiliki persediaan garam dan gula yang banyak, kamu tidak perlu khawatir karena jenis bahan makanan satu ini terbilang cukup awet.

Banyak jenis makanan yang mengandung gula dan garam. Jika ada bakteri yang menempel dalam makanan tersebut, biasanya makanan hanya akan mengerut. Itu sebabnya garam sering digunakan untuk membuat daging ham dan gula untuk membuat selai.

6. Cuka.

Bahan makanan yang awet disimpan selama hadapi Virus Corona Istimewa

foto: treehugger.com

Cuka merupakan bahan utama dalam mengawetkan makanan, sehingga cuka aman untuk dikonsumsi setelah disimpan selama bertahun-tahun. Khususnya cuka putih, yang tidak pernah berubah rasanya. Namun jika kamu ragu, kamu bisa melihat masa penggunannya.

7. Vanili.

Bahan makanan yang awet disimpan selama hadapi Virus Corona Istimewa

foto: silkroadspices.ca

Ekstrak vanili tidak memiliki kadaluwarsa. Ini artinya kamu bisa menyimpannya dalam jangka waktu yang lama. Ekstrak vanili mengandung senyawa alkohol yang justru kualitasnya semakin baik jika disimpan dalam waktu yang lama, karena mengalami proses penguapan.

8. Yogurt.

Bahan makanan yang awet disimpan selama hadapi Virus Corona Istimewa

foto: medicalnewstoday.com

Produk mengandung susu serta bakteri-bakteri baik ini bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama. Meski kualitas baik yang ada di dalam yogurt hanya akan bertahan dalam seminggu, tapi yogurt masih bisa dikonsumsi 2–3 bulan setelah masa kadaluwarsa.


RECOMMENDED