Brilio.net - Kondisi depresi sering dikaitkan dengan permasalahan psikis seseorang. Pikiran yang terlalu banyak, beban mental, sampai kondisi pikiran yang lelah karena kurangnya istirahat. Tuntutan pekerjaan yang menumpuk juga sering jadi penyebab timbulnya stres. Hal ini tentu bikin kondisi tubuh semakin nggak nyaman. Maka dari itu kamu harus waspada agar terhindar dari gangguan kesehatan ini. Pasalnya, depresi bisa menghampiri siapa saja, baik wanita maupun pria.

Tapi tahu nggak sih, gejala depresi nggak hanya timbul dari dalam kepala lho. Selain rasa sakit pada kepala, kamu juga bisa memperhatikan tanda-tanda yang muncul pada tubuhmu. Karena jika situasi ini nggak segera teratasi, bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan tubuh. Mulai dari gangguan tidur, gangguan pencernaan, permasalahan pada kulit, dan bisa berujung pada penyakit serius lainnya. Nggak mau kan mengalami hal tersebut?

Maka dari itu pahami gejala-gejala depresi yang muncul pada tubuh. Atasi segera jika permasalahan itu semakin terasa jelas. Jangan ragu hubungi dokter jika kamu membutuhkan pertolongan medis lebih lanjut. Simak yuk selengkapnya dalam ulasan brilio.net pada Senin (9/11) dari berbagai sumber berikut.

Gejala depresi yang muncul pada tubuh.

Saat kamu merasa depresi, nggak hanya kepala yang bisa merasa sakit. Dilansir brilio.net dari Healthline.com, disebutkan ada beberapa tanda yang bisa timbul sebagai penanda bahwa kamu sedang mengalami depresi. Berikut ulasan selengkapnya.

Loading...

1. Kelelahan.

Tanda tubuh mengalami depresi  © freepik.com

foto: freepik.com

Pernah nggak kamu merasa lelah saat bangun pagi? Rasanya nggak mau pindah dari kasur karena merasa kehabisan tenaga? Hati-hati, bisa jadi sedang merasakan gejala depresi lho. Kelelahan menjadi salah satu gejala umum depresi. Ketika mengalami ini kamu bisa merasakan tingkat energi yang lebih rendah sehingga membuatmu merasa lesu.

Perlu kamu ketahui, kelelahan yang berkaitan dengan depresi bisa menimbulkan gangguan konsentrasi sampai perasaan mudah tersinggung. Meskipun bukan satu-satunya tanda, namun jika kamu merasa kelelahan karena depresi, bisa juga diiringi dengan perasaan sedih dan putus asa.

2. Tingkat toleransi pada sakit menurun.

Gejala tubuh mengalami depresi ©freepik.com

foto: freepik.com

Nyeri pada saraf namun tidak menemukan penyebabnya? Bisa jadi salah kamu sedang merasakan salah satu tanda depresi pada tubuh. Hal ini juga memungkinkan membuatmu merasa sakit berlebih pada tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan, menggunakan antidepresan nggak hanya membantu meredakan depresi, namun juga bertindak sebagai analgesik untuk melawan rasa sakit.

3. Nyeri punggung.

Tanda tubuh mengalami depresi  © freepik.com

foto: freepik.com

Nah ini dia salah satu keluhan yang kerap disampaikan banyak orang. Apalagi ketika weekend akan tiba, rasanya ingin segera merebahkan diri di kasur. Bahkan nyeri di punggung juga bisa timbul ketika kamu baru saja sampai di meja kerja ataupun di dalam kelas. Selain karena postur tubuh yang buruk, nyeri punggung juga bisa muncul karena gejala psikologis lho.

Keterkaitan ini pernah dibuktikan dengan sebuah studi penelitian di tahun 2017 pada 1.031 mahasiswa Kanada. Ditemukan hubungan langsung antara depresi dan juga sakit punggung. Selain itu, salah satu studi terbaru menyebutkan bahwa peradangan di tubuh memungkinkan memiliki hubungan dengan sirkuit saraf otak. Diperkirakan bahwa peradangan dapat mengganggu sinyal otak dan karena itu dapat berperan dalam depresi.

4. Sakit kepala.

Tanda tubuh mengalami depresi  © freepik.com

foto: freepik.com

Yaps, ini adalah salah satu tanda jelas saat kamu merasakan depresi. Hal ini bisa terjadi karena banyak hal yang dapat membuatmu depresi seperti, tekanan pekerjaan, konflik dengan orang lain dan permasalahan lainnya. Tetapi yang perlu diingat, tidak semua sakit kepala dipicu oleh stres ya. Namun kalau kamu merasa sakit kepala setiap hari, bisa jadi menjadi tanda dirimu sedang merasa depresi.

Menurut National Headache Foundation, sakit kepala saat depresi ini memungkinkan seseorang merasa sensasi berdenyut ringan terutama di sekitar alis. Walaupun sakit kepala ini bisa diatasi dengan pereda nyeri, namun gangguan ini bisa kembali terjadi secara teratur. Terkadang sakit kepala yang sudah kronis bisa menjadi gejala gangguan depresi mayor.

Sama halnya dengan kelelahan, sakit kepala bukan satu-satunya indikasi kamu mengalami gangguan psikologis. Saat kamu merasa depresi seringkali bisa diiringi dengan tambahan gejala kesedihan, perasaan mudah marah dan penurunan energi.

5. Gangguan penurunan penglihatan.

Tanda tubuh mengalami depresi  © freepik.com

foto: freepik.com

Saat tubuh merasa depresi juga bisa memberikan pengaruh pada penglihatan. Sebuah penelitian tahun 2010 di Jerman, menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental dapat mempengaruhi penglihatan seseorang. Penelitian yang dilakukan terhadap 80 orang tersebut menunjukkan seseorang yang mengalami depresi merasa kesulitan dalam melihat perbedaan hitam dan putih. Hal ini dikenal para peneliti sebagai "persepsi kontras". Situasi ini dapat menjadi penjelas mengapa depresi dapat membuat seseorang merasa pandangannya kabur.

6. Sakit perut.

Gejala tubuh mengalami depresi ©freepik.com

foto: freepik.com

Nyeri pada perut juga bisa jadi salah satu tanda tubuh mengalami depresi. Apalagi jika nyeri tersebut terasa semakin parah. Peneliti Harvard Medical School menyebutkan bahwa rasa tidak nyaman pada perut seperti kram, kembung dan mual memungkinkan jadi tanda kesehatan mental yang buruk. Hal ini terkait karena depresi dapat menyebabkan ataupun akibat dari sistem pencernaan yang meradang.

7. Masalah pencernaan.

Gejala tubuh mengalami depresi ©freepik.com

foto: freepik.com

Tanda lain yang bisa menjadi gejala depresi ialah masalah pencernaan. Gangguan ini bisa timbul seperti sembelit dan diare. Nggak hanya dikarenakan virus atau racun pada makanan, gangguan pencernaan juga bisa lahir dari emosi. Rasa sedih, cemas, sampai kegusaran dapat mengganggu jalur pencernaan tubuh. Maka dari itu pastikan kamu memahami penyebab yang bisa membuatmu depresi ya.

Cara mengatasi depresi.

Gejala tubuh mengalami depresi ©freepik.com

foto: freepik.com

Setelah memahami gejala depresi yang timbul pada tubuh. selanjutnya kamu perlu memperhatikan dirimu sendiri. Jika kamu mengalami hal tersebut, jangan takut untuk berkonsultasi pada dokter. Lakukan saran yang diberikan dokter agar kondisi tersebut tidak berkembang lebih buruk. Selain itu kamu juga bisa melakukan beberapa cara untuk meringankan rasa depresi, di antaranya sebagai berikut:

1. Mendekatkan diri pada Tuhan.
2. Mengikuti saran dokter jika memiliki kondisi yang memerlukan penanganan khusus.
3. Menulis buku harian untuk meringankan suasana hati.
4. Membaca buku yang dapat memberikan suasana lebih baik.
5. Bersantai untuk mengurangi stres.
6. Beraktivitas sosial bersama teman atau keluarga.
7. Berolahraga.

RECOMMENDED