Brilio.net - Memiliki tubuh ideal memang diidamkan banyak orang. Tak hanya wanita saja, pria juga menginginkan tubuh yang ideal. Namun sayangnya, tak semua orang bisa memilikinya dengan mudah, ada saja masalah yang harus dihadapi. Salah satunya adalah munculnya lemak di perut. Jelas saja ini cukup mengganggu bukan?

Tak hanya berdampak pada penampilan saja, lemak di pinggang atau perut juga sebagai indikator kesehatan seseorang. Seperti risiko penyakit jantung dan diabetes. Kemunculannya pun disebabkan berbagai faktor.

Tentunya kamu tidak ingin kesehatanmu terganggu hanya karena masalah ini bukan? Kamu tidak perlu khawatir, dengan menerapkan pola hidup sehat ada ingin sedikit ketat dalam mengatur kebiasaan hidup kamu akan terhindar dari berbagai penyakit dan membuat penampilan jauh lebih menarik.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan lemak di perut yang dilansir brilio.net dari liputan6.com, Rabu (3/7).

1. Jaga pola makan.

pixabay.com © 2019 brilio.net

foto: pixabay.com

Zaman yang semakin canggih, orang dengan mudah menjumpai berbagai jenis makanan, bahkan untuk mengonsumsi suatu makanan saja mereka tidak perlu bersusah payah untuk memasaknya terlebih dahulu atau harus repot dengan berbagai resep masakan yang ada.

Kini makanan cepat saji menjadi pilihan banyak orang untuk memudahkan segalanya. Namun ternyata mengonsumsi makanan cepat saji tidaklah tepat.

"Makanan kemasan memiliki kandungan gula yang tinggi. Kandungan gula ini justru dapat meningkatkan jumlah lemak di perut yang dapat meningkatkan berat badan, inflamasi dan resiko terhadap penyakit sejenis," kata Ahli Diet Rachel Fine.

Kamu bisa mengganti makanan sehat seperti bubur gandum, kentang, alpukat dan buah citrus. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan ini akan menurunkan jumlah lemak perut.

2. Kurangi konsumsi alkohol dan minuman berkarbonasi.

Loading...

pixabay.com © 2019 brilio.net

foto: pixabay.com

Dengan mengurangi mengonsumsi alkohol dapat membantu penurunan lemak perut. Alkohol sendiri memiliki kandungan 7 kalori per gram.

"Hampir setara dengan lemak yakni 9 lemak per gram. Saat dikonsumsi alkohol juga diserap secara cepat oleh tubuh. Saat dikonsumsi berlebih, alkohol mempengaruhi metabolisme dan justru memungkinkan dampak berat badan naik lebih cepat," kata Fine.

Ahli Diet Vanessa Voltolina juga menyarankan Anda untuk membatasi konsumsi minuman berkarbonasi. Minuman tersebut justru dapat menyebabkan kembung. kamu sebaiknya mengonsumsi air putih. Air putih pun dapat bertindak sebagai penahan rasa lapar serta juga dapat menurunkan kembung.

3. Olahraga.

pixabay.com © 2019 brilio.net

foto: pixabay.com

Seperti yang diketahui bahwa olahraga merupakan pola hidup sehat yang harus diterapkan oleh semua orang. Tak hanya memperpanjang usia tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan otak dan menurunkan stres.

Faktanya, sebuah penelitian dalam Journal Cell Metabolism menunjukkan bahwa olahraga membantu penurunan lemak perut. Kuncinya adalah untuk berolahraga secara intens.

"Semakin tinggi detak jantung, semakin tinggi pelepasan epinephrine ke aliran darah dan sel. Dampak positif dari epinephrine adalah hal tersebut juga dapat meningkatkan energi," kata Olson.

4. Memiliki waktu tidur yang cukup.

pixabay.com © 2019 brilio.net

foto: pixabay.com

Siapa sangka, kekurangan tidur dapat meningkatkan hormon rasa lapar secara drastis. Hormon ini akan meningkatkan ghrelin yang menstimulasi rasa lapar. Beberapa penelitian telah membuktikan di mana seseorang yang tidak mendapatkan istirahat yang cukup, maka tubuh akan lebih menginginkan makanan kemasan.

Sebuah studi menemukan bahwa perempuan yang melakukan hal tersebut dan tidur 8 jam per malam memiliki jumlah lemak tubuh lebih rendah.

5. Rileks.

pixabay.com © 2019 brilio.net

foto: pixabay.com

Penting bagi kamu untuk selalu rileks agat terhindar dari stres yang berlebihan. "Saat tubuh merasa stres meningkat, maka kortisol (hormon stres) akan muncul," kata Ahli Kesehatan Nana Yaw Adu-Sarkodie.

Sebuah studi dalam Psychosomatic Medicine mengatakan bahwa stress memiliki dampak dalam kenaikan berat tubuh. Studi ini mengungkapkan bahwa perempuan rentan terhadap efek dari stress ini sehingga lemak perut meningkat lebih cepat. Studi dalam jurnal Psychoneuroendocrinology pun menemukan bahwa perempuan seringkali mengonsumsi makanan manis saat merasa stres.

Itulah mengapa rileks diperlukan. Studi pada tahun 2011 dalan Journal of Obesity juga menunjukkan bahwa perempuan yang mengalami penurunan stres dengan melakukan teknik penurunan stres biasanya dapat menurunkan jumlah lemak perut lebih banyak.

Anda dapat melakukan yoga atau jenis meditasi lainnya. Pilihlah teknik yang cocok agar merasa nyaman untuk melakukannya.

RECOMMENDED