Brilio.net - Bagi masyarakat muslim pasti sudah tak asing dengan air zamzam. Air zamzam biasanya dijadikan oleh-oleh bagi orang yang baru pulang dari Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji ataupun umrah.

Air zamzam muncul dalam kisah Siti Hajar yang berusaha mencari makanan atau minuman untuk sang anak, Ismail AS. Ia pun berlari tujuh kali bolak-balik dari Bukit Safa ke Bukit Marwah. Namun Siti Hajar tidak menemukan apapun untuk dapat diminum oleh anaknya.

Lalu tiba-tiba saja Nabi Ismail AS menghentak kaki lalu muncul mata air. Bahkan mata air itu masih memancar hingga saat ini dan disebut sebagai air zamzam yang artinya "berkumpulah."

Nah, selama ini air zamzam dikenal memiliki khasiat dan manfaat yang sangat banyak. Dilansir brilio.net dari berbagai sumber pada Selasa (28/7), sebutan zamzam berasal dari Bahasa Arab yang berarti banyak atau melimpah.

Air zamzam yang dimaksud di sini adalah air yang berasal dari sumur zamzam yang berjarak 38 hasta dari Kabah. Air zamzam memiliki keistimewaan yakni jumlahnya yang banyak dan tidak pernah habis meskipun telah diambil oleh jutaan orang dari seluruh dunia setiap harinya. Dari Abi Thufail, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

"Saya mendengar Rasulullah bersabda, 'Kami menyebut air zamzam dengan syuba'ah (yang mengenyangkan). Dan kami juga mendapatkan, air zamzam adalah sebaik-baik pertolongan (kebutuhan atas kemiskinanan)'." (HR Tabrani)

Selain dapat menghilangkan rasa haus dan lapar, air zamzam juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh jika rajin mengonsumsinya.

Manfaat air zamzam.

15 Manfaat air zam-zam © 2020 brilio.net

foto: freepik.com



Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah, meminum air zamzam dipercaya dapat mendatangkan berbagai manfaat. Air zamzam sendiri mengandung 30 unsur. Air zamzam tidak berbau, tidak berwarna dan bebas dari kuman dan bakteri.

Senyawa bermanfaat yang terkandung dalam air zamzam antara lain adalah sodium, kalsium, potasium dan magnesium yang masing-masing memiliki manfaat kebaikan bagi tubuh. Manfaat air zamzam yaitu sebagai berikut:

Loading...

1. Menyembuhkan berbagai penyakit.

Dari Ibnu 'Abbas, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sebaik-baik air yang terdapat di muka bumi adalah zamzam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit."

2. Meningkatkan energi.

Ilmuwan sekaligus kepala pusat medis di Munich, Dr Knut Pfeiffer, telah lama mempelajari efek dan manfaat air zamzam. Salah satu teorinya yang paling menarik adalah bahwa air zamzam dapat meningkatkan energi dan memperkuat sistem sel tubuh manusia, yang dibuktikannya melalui banyak penelitian dan percobaan.

3. Melancarkan sirkulasi darah.

Manfaat selanjutnya, air zamzam dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh. Dengan meminum air zamzam secara rutin, sirkulasi darah dalam tubuh akan kembali lancar. Biasanya gangguan yang kerap dialami banyak karena adanya timbunan lemak pada pembuluh darah akibat dari kebiasaan yang tidak sehat.

4. Melancarkan metabolisme tubuh.

Fungsi air dalam tubuh yang utama ialah membantu memperlancar metabolisme tubuh. Air zamzam tidak mengandung bahan kimia sehingga lebih baik daripada air biasa.

5. Mampu meregenerasi sel kulit mati.

Jika dikonsumsi secara rutin, air zamzam juga akan bermanfaat bagi kesehatan kulit yaitu dapat membantu meregenerasi kulit dengan optimal.

6. Menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Karena kalsium yang terdapat pada air zamzam sangat berlimpah. Air tersebut secara positif dapat memengaruhi tubuh manusia, terutama tulang dan gigi.

Air zamzam mengandung kalsium yang dibutuhkan oleh tulang dan gigi untuk mencegah tulang prematur. Tulang dapat menyerap vitamin dan mengambil manfaatnya untuk pertumbuhan yang lebih baik.

7. Mempermudah mendapatkan keturunan.

Ada beberapa kepercayaan yang menyatakan bahwa meminum air zamzam dipercaya dapat mempermudah mendapatkan keturunan. Pada faktanya banyak orang yang kemudian berhasil memiliki keturunan setelah rutin mengonsumsi air zamzam. Tentunya atas izin Allah.

8. Menguatkan rahim saat hamil.

Untuk wanita yang sedang hamil, mengonsumsi air zamzam dipercaya mampu menguatkan rahim saat proses kehamilan. Selain itu juga agar kandungan tetap sehat dan kuat hingga proses persalinan.

9. Mampu menutrisi janin dalam kandungan.

Selain dapat memberi energi bagi orang yang meminumnya, seorang ibu hamil yang rutin mengonsumsi air zamzam juga dapat memberikan nutrisi pada janin dalam kandungannya.

Hal ini disebabkan karena semua makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu tentu juga akan dikonsumsi juga oleh sang janin sehingga membuat janin dapat tumbuh lebih optimal.

10. Terdapat banyak berkah di dalamnya.

Hal ini sesuai dalam suatu hadits, Rasulullah bersabda:

"Ia (air zamzam) mengandung banyak berkah dan bisa menghilangkan rasa lapar." (HR Ahmad)

11. Dapat menghilangkan kemunafikan.

Rasulullah bersabda:

"Meminum air zamzam sampai puas dapat menghilangkan kemunafikan" (HR Ibnu Abbas)

12. Membuat anak menjadi pintar.

Dari Imam Syafi'i bahwa beliau minum air zamzam dengan niat untuk pandai memanah sehingga dalam sepuluh kali memanah beliau tepat sebanyak sembilan kali mengenai sasaran. Dalam riwayat lain, beliau berkata:

"Saya minum air zamzam untuk tiga hal: (1) pintar memanah maka dalam sepuluh kali saya tepat semua mengenai sasaran, (2) pandai dalam agama maka sebagaimana kalian lihat sendiri sekarang, (3) untuk masuk surga maka saya berharap untuk mendapatkannya kelak."

13. Mampu membersihkan hati.

Air zamzam tidak hanya mampu sebagai detoksifikasi dalam tubuh. Namun, juga mampu secara psikologis membersihkan hati dari berbagai macam penyakit hati, yang tentunya dapat menjerumuskan kita kepada perbuatan maksiat dan tercela.

14. Diampuni dosanya oleh Allah setelah minum air zamzam.

Rasulullah bersabda:
"Siapa yang mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali (tawaf), sholat di belakang makam Ibrahim, dan meminum air zamzam niscaya akan diampuni semua dosanya." (H.R al Wahidi)

15. Mewujudkan segala sesuatu sesuai niat orang yang meminumnya.

Rasulullah bersabda:
"Air zamzam itu berkhasiat sesuai dengan apa yang diniatkan" (H.R Ibnu Majah)




RECOMMENDED